Penganiayaan di Inggris (1401-1541)

Selama pemerintahan Raja Edward III (1327-1377), gereja di Inggris mengalami kemunduran karena campur tangan manusia mengalahkan kuasa Roh Kudus. Cahaya Injil Kristus yang sejati dengan jelas telah dipadamkan oleh kegelapan doktrin manusia, upacara yang membebani, dan berbagai ritual. Pada saat yang sama, para pengikut Wyclijfe, para pembaru yang disebut Lollard, telah menjadi sangat banyak sehingga… Read More Penganiayaan di Inggris (1401-1541)

Penganiayaan Terhadap John Wycliffe 1377-1384

John Wycliffe (?1330-1384) John Wycliffe adalah penduduk asli Yorkshire, Inggris. Ia belajar di Universitas Oxford tempat ia mengambil jurusan utama dalam filsafat skolastik dan teologi; belakangan mengajar di sana dan menjadi terkenal sebagai teolog skolastik yang cerdas serta ahli debat yang paling dihormati pada zamannya. Pada 1374, ia memasuki pelayanan kerajaan dan dikirim ke Bruges,… Read More Penganiayaan Terhadap John Wycliffe 1377-1384

William Tyndale, Inggris, Dicekik dan dibakar karena menerjemahkan alkitab.

William lahir dan mati di Inggris. Dia memiliki kesempatan yang indah untuk menerima pendidikan berkualitas tinggi dalam bahasa dan agama. Dia menghadiri Oxford di mana ia menerima gelar Sarjana dan Master of Arts. Ternyata, William berpikir bahwa jumlah pelajaran agama ia menerima tidak memadai untuk seorang pelayan gereja dan ia menyelenggarakan kelompok belajar dan para… Read More William Tyndale, Inggris, Dicekik dan dibakar karena menerjemahkan alkitab.

Pemerintahan Ratu ‘Berdarah’ Maria, Inggris, 1556

Pada bulan November, lima belas martir dipenjarakan di benteng Canterbury, di antaranya semua ada yang dibakar atau dibiarkan mati kelaparan. Di antara yang terakhir adalah J. Clark, D. Chittenden, W. Foster dari Stonc, Alice Potkins, dan J. Archer, dari Cranbrooke, penenun. Dua pertama ini belum menerima hukuman, tapi yang lain dijatuhi hukuman dibakar. Foster, pada… Read More Pemerintahan Ratu ‘Berdarah’ Maria, Inggris, 1556