Penganiayaan terhadap Martin Luther (1517-1546)

Martin Luther (1483-1546) Martin Luther, anak penambang Saxon, dilahirkan di Eisleben, Saxony, pada 10 November 1483. Luther muda belajar di Magdeburg dan Eisenach kemudian masuk Universitas Erfurt. Ketika ia lulus pad a 1505, ia mulai belajar hukum karena dorongan ayahnya, tetapi pada bulan Juli ia meninggalkan studi hukumnya, meninggalkan dunia, dan masuk biara Para Pertapa… Read More Penganiayaan terhadap Martin Luther (1517-1546)

Penganiayaan di Skotlandia (1527-1558)

Ajaran dan kontroversi Martin Luther dengan Gereja Roma memiliki dampak yang sangat luas di seluruh Eropa, Inggris Raya, dan di banyak tempat lainnya. Hal itu menggelitik hati banyak orang dan mendorong mereka untuk menyelidiki kebenaran firman Allah. Diantara mereka terdapat orang Skotlandia bernama Patrick Hamilton. Untuk mempelajari kebenaran Alkitab, ia dan ketiga temannya belajar di… Read More Penganiayaan di Skotlandia (1527-1558)

Penganiayaan di Inggris (1401-1541)

Selama pemerintahan Raja Edward III (1327-1377), gereja di Inggris mengalami kemunduran karena campur tangan manusia mengalahkan kuasa Roh Kudus. Cahaya Injil Kristus yang sejati dengan jelas telah dipadamkan oleh kegelapan doktrin manusia, upacara yang membebani, dan berbagai ritual. Pada saat yang sama, para pengikut Wyclijfe, para pembaru yang disebut Lollard, telah menjadi sangat banyak sehingga… Read More Penganiayaan di Inggris (1401-1541)

William Tyndale, Inggris, Dicekik dan dibakar karena menerjemahkan alkitab.

William lahir dan mati di Inggris. Dia memiliki kesempatan yang indah untuk menerima pendidikan berkualitas tinggi dalam bahasa dan agama. Dia menghadiri Oxford di mana ia menerima gelar Sarjana dan Master of Arts. Ternyata, William berpikir bahwa jumlah pelajaran agama ia menerima tidak memadai untuk seorang pelayan gereja dan ia menyelenggarakan kelompok belajar dan para… Read More William Tyndale, Inggris, Dicekik dan dibakar karena menerjemahkan alkitab.

John Philpot, Hampshire, 1555

Martir ini adalah anak dari seorang ksatria, lahir di Hampshire, dan dibesarkan di New College, Oxford, di mana untuk beberapa tahun ia belajar hukum perdata, dan menjadi terkemuka dalam bahasa Ibrani. Dia adalah seorang sarjana dan pria terpandang, bersemangat dalam agama, tak kenal takut dalam disposisi, dan detester sanjungan. Setelah mengunjungi Italia, ia kembali ke… Read More John Philpot, Hampshire, 1555

Pemerintahan Ratu ‘Berdarah’ Maria, Inggris, 1556

Pada bulan November, lima belas martir dipenjarakan di benteng Canterbury, di antaranya semua ada yang dibakar atau dibiarkan mati kelaparan. Di antara yang terakhir adalah J. Clark, D. Chittenden, W. Foster dari Stonc, Alice Potkins, dan J. Archer, dari Cranbrooke, penenun. Dua pertama ini belum menerima hukuman, tapi yang lain dijatuhi hukuman dibakar. Foster, pada… Read More Pemerintahan Ratu ‘Berdarah’ Maria, Inggris, 1556